5 Dampak Positif Pemisahan Kelas Bagi Peserta Didik

Terdapat dampak positif pemisahan kelas bagi peserta didik. Menurut Laili dalam buku Adakah ABK di Kelasku? (2003), kelompok belajar terbagi menjadi 2 model, yaitu kelompok belajar homogen dan heterogen.

Kelas homogen adalah kelas yang terpisah antara siswa dan siswi (tunggal gender), sedangkan kelas heterogen adalah kelas campuran antara siswa dan siswi. Nah, pada artikel kali ini kami akan membahas dampak positif dari kelas model homogen. Simak selengkapnya di bawah ini.

Dampak Positif Pemisahan Kelas

  1. Prestasi lebih stabil

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pemisahan kelas antara laki-laki dan perempuan dapat membuat prestasi belajar lebih tinggi dibanding sekolah yang tidak menerapkan sistem tersebut.

Metode ini membuat pembelajaran lebih nyaman dan lebih mandiri. Siswa laki-laki juga lebih bertanggung jawab dari segi nilai walaupun belum menyamai siswa perempuan (Indi Puspitasari, 2017).

Peserta didik laki-laki dengan metode ini merasa lebih percaya diri dan memiliki semangat lebih besar. Selain itu, proses pembelajaran menjadi lebih konsentrasi dan menjaga akhlak pergaulan antar lawan jenis (Umi Churiatun, 2017).

Bukan hanya itu saja, pemisahan kelas juga memberikan hasil belajar yang meningkat dalam aspek efektif dan kognitif (Phyllis Fatima Morrel, 1009).

  1. Sekolah memiliki ciri khas

Biasanya sekolah yang menerapkan metode homogen ini memiliki ciri khas berbasis pesantren atau islami. Oleh karena itu, jati diri sebuah sekolah semakin terlihat dengan menerapkan metode ini.

Orang tua yang ingin memasukkan anaknya pada sekolah juga merasa percaya seratus persen dengan sistem sekolah pesantren. Bagi beberapa sekolah bahkan juga memisahkan guru bagi peserta didik laki-laki dan perempuan.

Jadi, guru laki-laki khusus mengajar siswa dan guru perempuan mengajar siswi.

  1. Terbentuk akhlak yang baik

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, adanya pemisahan kelas ini dapat memperbaiki akhlak dalam segi pergaulan antar lawan jenis. Jadi, nantinya tidak akan ada murid yang bergaul secara berlebihan antar lawan jenis dan minimnya fitnah.

Ada beberapa guru yang berpendapat jika hanya dengan nasihat kurang efektif, namun jika dengan pemisahan kelas ini. Interaksi berlebihan antar lawan jenis benar-benar minim.

  1. Lebih fokus dalam belajar

Peserta didik akan merasa lebih fokus belajar jika belajar di ruangan yang berbeda. Sudah banyak kasus, jika siswa dan siswi belajar di kelas yang sama. Mereka yang memiliki ketertarikan cenderung mengganggu proses belajar. Hal inilah yang membuat tidak fokus belajar.

  1. Tercipta adil gender

Proses penyampaian materi atau pembinaan pada murid laki-laki dan perempuan jelas berbeda. Nah, dengan pembedaan kelas ini justru tercipta adil gender.

Adapun yang dimaksud ialah ketika murid laki-laki atau perempuan mendapatkan hukuman tidak ada yang merasa lebih berat atau ringan hanya karena alasan gender. Proses pembinaan juga lebih mudah dan adil.

Nah, itu dia beberapa dampak positif pemisahan kelas bagi peserta didik. Informasi ini ditulis berdasarkan referensi tahun sebelumnya. Jika ada salah persepsi atau perkembangan informasi. Silahkan sampaikan pada kolom komentar. Semoga bermanfaat!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

SMP Putri Luqman Al Hakim

× Info Pendaftaran